Akhirnya kutemukan jawabannya…
Saat beres-beres rumah, aku temukan majalah INTISARI lamaku edisi April 2008. Dan akhirnya aku temukan jawabannya di sebuah artikel Fenomena asuhan Prof.Yohannes Surya, PhD. Berikut penjelasannya :
Setiap benda termasuk tubuh kita terdiri atas atom-atom. Tiap atom terdiri atas elektron bermuatan positif dan inti atom bermuatan negatif. Elektron ini ada yang mudah dan ada yang sukar, tergantung dari jenis benda. Pada zat yang disebut isolator seperti plastik, karet dan manusia, elektron sukar bergerak. Sebaliknya pada konduktor, elektron mudah bergerak. Elektron yang bergerak ini disebut arus listrik seperti yang ada pada aliran listrik dari sumber listrik ke alat-alat elektronik melalui kawat kabel.
Ketika kita berjalan diatas karpet, sepatu kita bergesekan dengan karpet. Melalui gesekan ini, elektron berpindah dari karpet ke tubuh kita. Karena elektron sukar bergerak, maka elektron akan menumpuk di dalam tubuh kita, menyebabkan tubuh kita kelebihan muatan listrik. Ketika kita menyentuh logam, maka elektron yang berlebih ini dapat keluar lewat logam menuju bumi. Nah, saat itulah kita merasakan sengatan listrik. Untuk menghilangkan sengatan listrik ini, hindarkan penumpukan muatan listrik dalam tubuh. Caranya jangan sering berjalan di atas karpet dengan sepatu karet atau jangan menggosok-gosok benda seperti plastic, karet dan isolator lainnya.
Semoga bermanfaat.